Dua Hari, Satu Semangat: SMP Negeri 5 Dusun Selatan Dorong Guru Hadirkan Pembelajaran Lebih Interaktif dan Bermakna

SMP NEGERI 5 DUSUN SELATAN
By - Abu Kayyis
0

Dua Hari, Satu Semangat: SMP Negeri 5 Dusun Selatan Dorong Guru Hadirkan Pembelajaran Lebih Interaktif dan Bermakna



Buntok, 29 Agustus 2026 — Transformasi pendidikan tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik. Semangat inilah yang terus dibangun oleh SMP Negeri 5 Dusun Selatan melalui kegiatan In House Training (IHT) yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu 28–29 Agustus 2026, bertempat di Ruang Laboratorium Komputer SMP Negeri 5 Dusun Selatan.

Kegiatan IHT ini diikuti oleh seluruh guru SMP Negeri 5 Dusun Selatan sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi dan kreativitas pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran.

Hari Pertama: Menguatkan Pemanfaatan PID dalam Pembelajaran


Pada Jumat, 28 Agustus 2026, kegiatan IHT mengangkat tema “Pemanfaatan PID dalam Pembelajaran yang Interaktif”. Para guru diajak untuk mengenal, memahami, dan mengoptimalkan pemanfaatan PID sebagai bagian dari proses pembelajaran yang lebih interaktif.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pendidik untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan pemanfaatan teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, guru diharapkan semakin percaya diri dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran serta mampu memilih media dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.




Hari Kedua: Dari Ide Menjadi Media Pembelajaran


Semangat inovasi kemudian dilanjutkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, melalui IHT dengan tema “Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif”.

Jika pada hari pertama guru diperkuat dalam pemanfaatan teknologi, maka pada hari kedua peserta diarahkan untuk lebih kreatif dalam menghasilkan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa.

Guru tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi didorong untuk menjadi kreator media pembelajaran. Berbagai bentuk media seperti video, gambar, kuis, presentasi, serta elemen interaktif dapat dikembangkan untuk memperkaya pengalaman belajar di kelas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun budaya “belajar, berinovasi, dan berbagi” di lingkungan SMP Negeri 5 Dusun Selatan.

Membangun Guru yang Adaptif di Era Digital


Pelaksanaan IHT selama dua hari tersebut merupakan salah satu langkah nyata SMP Negeri 5 Dusun Selatan dalam mempersiapkan pendidik menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.

Pemanfaatan teknologi bukanlah tujuan akhir. Teknologi hanyalah alat untuk membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, kolaboratif, interaktif, dan berpihak pada peserta didik.




Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap guru dapat membawa pulang bukan hanya pengetahuan baru, tetapi juga ide, keterampilan, dan semangat baru untuk diterapkan dalam pembelajaran di kelas.

Kepala sekolah bersama seluruh warga sekolah berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang adaptif dan inovatif. Dukungan BOS Kinerja turut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi guru tersebut.

Guru yang terus belajar akan melahirkan pembelajaran yang terus berkembang.

Dengan semangat tersebut, SMP Negeri 5 Dusun Selatan terus bergerak membangun pendidikan yang relevan dengan zaman—karena perubahan besar dalam pendidikan selalu dimulai dari guru yang mau belajar, berani mencoba, dan terus berinovasi.

SMP Negeri 5 Dusun Selatan
Bermain, Cerdas, Cakap, Humanis

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)